My Blog List

  • Paid Writing Jobs - 3 Online Writing Jobs You Begin Today - Recession-Proof Are Employed By AllAre you stuck at about a job that does not pay enough to cover all of the expens...
  • Menikmati Keindahan Tanah Papua - Pernah berkunjung ke wilayah timur Indonesia, Jayapura? Kota Jayapura, Papua pulau paling timur Indonesia ini memiliki keindahan alam yang tersembunyi dan ...

Bagaimanakah Mengapa?

Imoet Kalo masih ada yang mikir saat kita emosi adalah saat paling bagus untuk berkreasi, maka sekali lagi, gw harus setuju dengan pernyataan ini.

Postingan ini terlahir dengan kondisi pikiran gw yang [lagi2] ga menentu.

Kenapa Allah tak mencipta pria dengan kemampuan setia cukup dengan seorang gadis pilihannya? Bahkan poligami sendiri merupakan salah satu sunnah Rasul tercinta, bagi yang sanggup melakukannya.

Mengapa mata ini tak mampu mengontrol arah sorotnya. Terus mencari yang terbaik, yang lebih baik, dan seterusnya. Mengapa hati ini lebih bergetar saat mengendap mencuri pandang darinya, daripada saat menyelami dunia pengetahuan-Mu? Tangan ini terus mencipta, otak ini terus berkarya semua hal yang akan menyenangkan baginya, bukan bagi-Mu. Kaki ini selalu siaga saat dia membutuhkan, namun gontai saat kewajiban kembali dikumandangkan.

Tak ada jawaban yang ku dapatkan yang membuat dahaga ini terpuaskan saat ku cari di seluruh pelosok dunia maya, tanpa pernah ku buka Pedoman-Mu pemberian dia di hari ulang tahunku.

Hingga kini aku bertanya - tanya, mengapa dia yang sekarang dan dia yang dulu memberikan Pedoman-Mu di hari ulang tahunku. Jika boleh aku memilih, aku pasti akan melakukan interupsi. Tidakkah lebih baik memberiku sebuah hal yang lebih pantas untukku, daripada hal yang sama yang memenuhi lemariku tanpa pernah kubuka?

Berikan aku sebuah air.

Hanya air. Tidak lebih.

Suntikkan langsung ke arteri ku, karena lidahku tak mampu merasa rasa lagi. Mulutku sudah letih memakan makanan yang tak membuatku cukup.

Aku cuma ingin dahagaku terobati.

[Geek's Room, Thursday, April 15 2010 3.35 am]


7 comments:

  1. wow
    puitis juga dik

    ehm, itu calon istrinya ya
    wah wah wah
    kapan nikah? :D

    ReplyDelete
  2. @ Kang Cucu, belum sepuitis dirimu kang.. :D
    @ Arif, ya neh, lagi masuk angin euy :D

    ReplyDelete
  3. Hmm... smoga segera kau temukan air suci itu bro...

    btw, calon bu miftahnya cakep bro... :D

    ReplyDelete

Please NO JUNK and SPAM. Link included into SPAM.